Monitoring Terhadap Kerusakan Berat Pada Saluran Induk Irigasi Silau Maraja.













(Kamis, 06 Agustus 2026)
BPBD Kabupaten Asahan bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Asahan, pihak Kecamatan, Kepala Desa Silau Maraja, serta Kepala Dusun melaksanakan monitoring terhadap kerusakan berat pada saluran induk Irigasi Silau Maraja.
Berdasarkan hasil monitoring, kerusakan diperkirakan sepanjang ±12 meter.
Kerusakan tersebut diduga disebabkan oleh tingginya curah hujan yang terjadi pada tanggal 30 Juli 2026 serta adanya saluran siphon yang berada di bawah saluran irigasi.
Saluran irigasi ini berfungsi mengairi lahan persawahan seluas kurang lebih 250 hektare dengan usia tanaman padi yang telah memasuki sekitar 2 bulan.
Apabila kerusakan ini tidak segera ditangani, dikhawatirkan akan mengganggu pasokan air ke lahan pertanian dan mengakibatkan kerugian bagi para petani.
Melalui kegiatan monitoring ini diharapkan dapat segera dilakukan langkah penanganan dan tindak lanjut oleh instansi terkait guna meminimalisir dampak yang ditimbulkan serta menjaga keberlangsungan sektor pertanian di wilayah tersebut.












































































